Tips-Tips Menerjemahkan Bahasa Asing

Menerjemahkan dokumen ke dalam Bahasa asing terkadang cukup challenging. Memilih kata yang tepat dan mempertahankan isi dari dokumen bahan agar maksudnya tetap sesuai dengan terjemahannya.

Dalam kesempatan kali ini Link-Translation sebagai salah satu Kantor Penerjemah Tersumpah yang resmi dan telah berkecimpung dalam bisnis terjemahan lebih dari 5 tahun di Jakarta ingin membagikan tips-tips untuk kalian:
1. Jangan terpaku pada struktur dan kosa kata
Terkadang dalam menerjemahkan dokumen kita tidak boleh terpaku pada kata-kata dan kalimat dari bahan terjemahan. Jangan takut mengubah struktur bahasa terjemahan agar membuat kalimat dan Bahasa itu menjadi lebih hidup.
Contoh:
"Pemerintah Republik Indonesia c.q. Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS berdasarkan Pasal 32 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Beusaha Terintegrasi secara elektronik, menerbitkan Izin Usaha berupa Surat Izin Usaha Perdagangan kepada:"
Apabila kami menerjemahkan kalimat di atas dalam Bahasa Inggris maka:
āBased on the provision of Article 32 paragraph (1) of Government Regulation Number 24 of 2018 regarding Electronically Integrated Business Licensing Service, Government of the Republic of Indonesia in cooperation with administrator of Online Single Submission Institution hereby issue Business Permit in form of Trade business License to:ā
Kami akan mengedepankan kata āberdasarkan ketentuanā¦ā¦ā untuk membuat kalimat tersebut lebih hidup dan mudah dipahami.
Intinya adalah jangan terpaku pada kalimat dokumen bahan, dalam sebuah paragraf anda dapat mengubah strukturnya selama informasi yang ada pada kalimat tetap tersampaikan seluruhnya.
2. Perhatikan tingkat formalitas dokumen yang diterjemahkan
Hal ini sangat penting untuk diperhatikan sebelum menerjemahkan sebuah dokumen ke dalam bahasa asing, hal pertama yang wajib untuk diperhatikan ada formalitas dokumen/surat tersebut. Dengan mengetahui formalitas sebuah dokumen atau surat akan membuat kita dapat memilih kosa kata yang lebih tepat sehingga membuat terjemahan kita menjadi lebih hidup dan mudah dipahami.
Contoh:
Kata hubung dalam bahasa Indonesia yang menunjukkan kontras seperti ātapi/namunā dalam bahasa inggris memiliki banyak terjemahan seperti : ābut, however, neverthelessā. Apabila Anda menerjemahkan dokumen yang tidak terlalu formal Anda dapat menggunakan ābutā dan āhoweverā, namun jangan menggunakan āneverthelessā karena kata hubung ini biasanya hanya digunakan untuk dokumen-dokumen/surat-surat yang formal. Kesimpulan: mengerti tingkat formalitas sebelum menerjemahkan dokumen akan mempermudah Anda dalam menerjemahkan selain itu juga akan meningkatkan hasil kualitas terjemahan.
3. Membaca per paragraf sebelum menerjemahkan
Cara ini sering di pakai oleh penerjemah kami, karena terkadang dalam menerjemahkan sebuah dokumen/surat satu kalimat dalam dokumen tersebut terhubung dengan kalimat lain yang ada dalam satu paragraf. Dengan mempraktikkan cara ini akan mempermudah kita untuk memilih kata hubung dan menerjemahkan kalimat dengan lebih hidup dan mudah dipahami.
4. Gunakan Gaya Bahasa yang sesuai
Gaya Bahasa ada banyak macam seperti gaya bahasa hukum, bisnis, keuangan, sains, akademik. Hal ini sangat penting untuk dipahami,
Contohnya: Keputusan sendiri punya banyak terjemahan dalam bahasa inggris, apa bila berbicara soal keputusan seseorang kita dapat terjemahkan menjadi ādecisionā ini adalah terejmahan umum dari keputusan namun apabila berhubungan dengan bisnis seperti keputusan RUPS biasanya dalam bahasa inggris di sebut āResolutionsā dan keputusan seorang menteri atau pejabat degara biasanya disebut sebagai āDecreeā.
Jadi untuk memahami gaya bahasa sanggatlah penting agar membuat terjemahan anda lebih spesifik dan terpusat pada hal yang Anda bicarakan dalam terjemahan anda.
Jika anda membutuhkan penerjemah yang handal untuk menerjemahkan dokumen anda, anda dapat menghubungi Link-Translation.



Komentar